
__ADS_3
Sherin keluar dari cafe dengan menyeret kakinya. Sebenarnya sudah tidak kuat lagi baginya untuk melangkah menuju mobilnya, namun dia tidak ingin terlihat memperihatinkan di mata orang-orang ketika dia terjatuh bersimpuh di dalam sana.
__ADS_1
Menahan tangisannya yang tadi sempat keluar di hadapan Indah membuat dadanya amat sakit. Tubuhnya yang gemetar dan berkeringat dingin itu membuatnya lemah tak berdaya.
__ADS_1
Mobil yang seharusnya begitu dekat dengannya itu menjadi sangat jauh untuk digapainya. Tatapan matanya yang kosong penuh dengan kekecewaan itu tak bisa di sembunyikan lagi. Sherin benar-benar hancu...
__ADS_1
__ADS_2