
__ADS_3
Keesokan harinya, tepatnya ketika sudah siang. Arkan sudah datang untuk menjemput buku Senja, seperti yang sudah dia janjikan malam tadi.
"Hai, Kak Sabiru palsu!" sapa Keysha sembari menarik satu sudut bibirnya ke atas.
__ADS_1
Arkan menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal sama sekali. Pemuda itu tersenyum tipis. "Emm, Hai juga, Keysha. Senja ada?" tanya Arkan, bersikap seakan-akan tidak bersalah sudah berbohong.
"Ada," sahut Keysha ketus.
__ADS_1
"Aku tidak mau, sebelum Kakak minta maaf," Keysa bersedekap sembari mengerucutkan bibirnya.
Arkan mengembuskan napasnya, untuk menah...
__ADS_1
__ADS_2