
__ADS_3
"Ini, Pak ... minum tehnya dulu." Dhika menyodorkan secangkir teh hangat kepada Angga yang duduk di sofa, sebab dia merasa cemas pada keadaannya.
Pria itu terlihat syok sekali, saat melihat data keseluruhan dari pemasukan dan pengeluaran di kantor Steven.
__ADS_1
Ditambah riwayat absen anaknya yang banyak sekali bolong, bahkan hanya terhitung beberapa kali saja dia aktif bekerja pasca mati suri.
Semua kekacauan itu memang berawal dari sana.
__ADS_1
Awalnya rekan-rekan bisnis Steven mencoba memaklumi dengan keadaannya.
Sayangnya setelah pria itu semb...
__ADS_1
__ADS_2