Naga Di Langit Ming

Naga Di Langit Ming
Jumpa Kembaran..


__ADS_3

Kasim Bo dan teman-temannya telah memasuki sebuah kota yang terletak di ujung tepi sungai Lun. Mereka menemukan sesuatu yang sangat asing dan mencurigakan di dalam kota tersebut.


"Hmm.. " gumam Shi Lun memicingkan matanya ke segala penjuru kota ini dan melihat sejumlah orang berpakaian seperti ala pendekar dunia persilatan daratan besar tengah berlalu lalang di sepanjang jalan di dalam kota tersebut.


Lalu terdengar seruan-seruan beberapa orang di dalam kedai makan di sudut kanan kota tersebut dan beberapa orang itu adalah kaum persilatan daratan besar.


"Bagaimanapun juga kita harus dapat menolong Tuan Muda Li dari gunung di bawah tanah rumah kediaman Pejabat Jia? " ucap seorang pemuda di kursi kayu di dalam kedai makan kepada tiga atau empat orang gadis cantik jelita dan pemuda tampan lain.


"Ya, Tang Hung Chien namun kita juga baru saja keluar dari kediaman pejabat Jia yang tentunya sekarang ini di jaga ketat sekali agar kita tak dapat memasuk kembali ke sana dengan mudah seperti sebelumnya." ujar pemuda tampan yang terlihat seperti seorang bangsawan dari suku Zhao.


"Hmm, Aku memikirkan Kak Hong Yi, Kak Zhao Beng." kata gadis cantik jelita berpakaian warna biru muda di kursi kayu depan pemuda tampan yang bernama Zhao Beng.


Kasim Bo dapat mendengarkan percakapan itu dari pintu masuk ke dalam kota tersebut dan Ia yang mengenal pemuda tampan yang bernama Zhao Beng segera mengajak teman-temannya ke kedai makan di sudut kanan kota tersebut.


"Tuan Zhao Beng apa kabarmu? " sapa Kasim Bo ramah kepada Zhao Beng yang segera menoleh dan mengenali sahabat baiknya dari Kerajaan Yun.


"Tuan Bo rupanya dirimu yang datang ke kota Jia an utara? " sapa balik Zhao Beng yang terlihat senang dapat berjumpa dengan sahabatnya.


"Ya, kau sendiri sedang apa disini dan siapakah mereka yang duduk bersamamu di kedai makan ini? " tanya Kasim Bo sambil menjura sopan dan hormat kepada Zhao Beng dan orang-orang di dekat Zhao Beng.


"Oh,Tuan Bo Aku akan memberitahumu ditempat lain bukan disini." kata Zhao Beng nada serius kepada Kasim Bo.


"Ya,Aku mengerti." kata Kasim Bo segera.

__ADS_1


Zhao Beng dan teman-temannya bergegas pergi dari kedai makan dengan langkah tergesa-gesa ke arah barat kota tersebut yaitu rumah kosong yang sangat lapuk dan kotor sekali. Disanalah, Zhao Beng menjelaskan bahwa ia dan teman -temannya sedang mencari cara untuk menolong adik Zhao Beng yang bernama Li Hong Yi yang masih berada di gunung bawah tanah kediaman pejabat Jia.


"Gunung apakah yang terdapat di dalam rumah Kediaman pejabat Jia? " tanya Kasim Bo dengan raut wajahnya penasaran.


"Entahlah, kami juga tidak tahu gunung apakah itu namun yang kami ingin tahu apakah kamu bisa bantu kami untuk menolong adikku. " jawab Zhao Beng yang mengharapkan dirinya dapat bantuan dari Kasim Bo.


"Tentu saja, Tuan Zhao Beng.Lagipula Aku juga ingin menemui Pejabat Jia secara langsung di rumah pejabat wajah tikus itu." kata Kasim Bo di depan Zhao Beng.


"Terimakasih banyak Kasim Bo." kata Tuan Zhao Beng segera menjura hormat kepada Kasim Bo.


"Baiklah, untuk kalian para gadis lebih baik tidak ikut kami pergi ke Kediaman pejabat Jia namun kalian semua bisa membantu kami dengan cara menunggu kami di sini. " kata Kasim Bo dengan sikap tegasnya kepada para gadis di sekeliling mereka.


"Ya, baiklah. Kami akan mematuhimu,Kasim Bo." jawab Putri Yun Hui dengan senyuman manisnya kepada Kasim Bo.


"Kasim Bo, apa maksud dari kedatanganmu ke rumahku? " tanya Pejabat Jia nada kaget karena Kasim Bo datang ke Kediamannya tidak sendiri melainkan bersama salah seorang dari mantan tawanannya sendiri.


"Membunuhmu dan keluargamu yang sudah di ketahui oleh Raja Yun sebagai pejabat daerah yang merugikan rakyat di sekitar kota ini." jawab Kasim Bo yang memberikan isyarat kepada Shi Lun untuk memenggal kepala Pejabat Jia dan seluruh anggota keluarga Pejabat tersebut.


Shi Lun pun melakukan perintahnya dengan baik sekali sehingga ia segera meminta Zhao Beng untuk menunjukkan tempat atau jalan menuju ke gunung di bawah tanah Kediaman pejabat Jia kepadanya.


"Di taman bukit buatan Kediaman pejabat Jia." jawab Zhao Beng segera mengantarkannya ke tempat tersebut.


"Hmm, kalian tunggulah di atas sini dan biarkan Aku yang turun ke bawah sana."kata Kasim Bo nada memerintah kepada yang lainnya.

__ADS_1


" Siap, Tuan Bo."jawab Zhao Beng dan yang lain di sekitar Kasim Bo.


Kasim Bo melompat dengan sangat cepat sekali sehingga ia segera sampai di hutan gunung di bawah tanah kediaman pejabat Jia, lalu Kasim Bo melesat cepat ke arah utara sesuai firasatnya untuk menolong Li Hong Yi yang mendatangkan rasa penasaran di hatinya.


"Tuan Li..Aku Bo Hai telah datang untuk mencari dan menolongmu..!" teriak Kasim Bo dengan ilmu mengirim suara jarak jauh untuk lebih cepat menemukan Li Hong Yi.


"Aku di gubuk bekas tempat tinggal Nona Xiao." jawab Li Hong Yi dengan ilmu mengirim suara jarak jauh yang mengagumkan Kasim Bo.


"Baik, Aku akan segera ke tempatmu.. " kata Kasim Bo yang telah melesat cepat sekali ke arah gubuk yang ditunjukkan oleh suara Li Hong Yi kepadanya.


Dan,setibanya Kasim Bo di gubuk bekas tempat tinggal Nona Xiao dapat melihat sekumpulan serigala berbulu warna-warni dan ular cobra warna-warni di sekitar ruang dalam dan di atas tiang langit-langit ada seorang pemuda tampan dan seorang gadis cantik jelita berjongkok di atas tiang tersebut.


"Jangan khawatir karena Aku akan menolongmu dan kekasihmu. " kata Kasim Bo yang segera melemparkan serbuk putih dari telapak tangan ke sekumpulan serigala berbulu warna-warni dan ular cobra warna-warni yang mengurung Li Hong Yi sehingga binatang-binatang beracun itu bergerak menepi secara otomatis karena takut pada racun serbuk bunga seruni putih ciptaan Kasim Bo.


"Terimakasih Tuan Bo." Kata Li Hong Yi dengan cepat mengajak kekasihnya melayang keluar dari ruang dalam gubuk bekas tempat tinggal Nona Xiao yang langsung dibakar oleh Kasim Bo usai mereka berdua berada di luar gubuk itu.


Brushh!


Kasim Bo menoleh kepada Li Hong Yi yang telah memandanginya dengan wajah tercengang luar biasa karena wajah mereka berdua begitu mirip satu sama lainnya kecuali warna rambut dan alis mereka.


"Warna rambut panjang dan alis Tuan Bo warna coklat sedangkan warna rambut panjang dan alis Kak Hong Yi warna hitam." kata kekasih Li Hong Yi yang mengutarakan hati hati mereka.


Bersambung!!

__ADS_1


__ADS_2