SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE

SYSTEM KEKAYAAN BERKEDIP 4: MASK OF UNIVERSE
New Chapter 227 Hasil Dari Pengkhianatan


__ADS_3

Satu persatu kadet mengambil kapsul kristal Dark Red, kecuali Veesaki, Holdum, Friska, Kozaru, Jarred, Virga, dan Enisha.


Begitu ditelan oleh mereka, dentingan suara pemberitahuan Evolt terus berbunyi tanpa henti menunjukan kenaikan level 97 kadet, terdiri 54 laki-laki dan 43 kadet perempuan.


[Selamat ....]


Ryuga menatap layar panel hologram hanya tersenyum puas dan melepaskan kutukan malaikat iblis, "Curse: Archangel Demon!"


Tubuh 97 kadet merasakan lonjakan energi yang dua kali lebih besar, karena efek kenaikan level dan juga penanaman kutukan malaikat iblis.


Haleem, Jendral Sviska, Veesaki, Holdum, Friska, Kozaru, Jarred, Virga, dan Enisha hanya bisa menjatuhkan rahangnya. Karena dara kacama scouter mereka hanya dalam hitungan menit 97 kadet berlevel 1, semuanya naik level 7 Divya.


"What the **ck? Apa-apaan ini?!"


"Jendral Sviska atur semuanya, sesuai arahanku!" titah Ryuga.


97 kadet hanya menjatuhkan rahang, seorang Jendral sektor Nagana, patuh disuruh oleh seorang kadet.


"Baik." Jendral Sviska mengangguk tegas.


Apalagi setelah Ryuga mengatakan, "Kalian sudah aku berikan kutukan milikku dan menaikan level kalian sangat cukup jauh. Jika kalian berkhianat dariku, aku pastikan aku bisa membunuh kalian dari jarak jauh, contohnya seperti ini."


Ryuga menggenggam tangannya, seketika tubuh Haleem langsung hancur berkeping-keping menjadi kabut darah.


"Itu adalah salah satu hukuman yang pantas untuk pengkhianat," sambungnya membuat semua Divya meneguk salivanya dan raut wajahnya pucat pasi.


***


Flashback 1 hari yang lalu, Menara Mexus, sektor Nagana.


"Lapor, Queen." Haleem menunduk hormat dengan menyilangkan tangan kanan ke bahu kiri.


"Ya, Haleem. Silahkan!" Queen Freya duduk di kursi singgasananya sambil menautkan tangan dan dijadikan topangan dagunya.


"Aku, menemukan Ryuga Himura. Ternyata dia adalah dalang dibalik semua keruntuhan pusara, akhir-akhir. Dia menyamar menjadi kadet bernama Kim Kin, dia sedang menyusun rencana untuk mengambil Yamato dengan mempengaruhi banyak kadet yang lemah," jelas Haleem masih menunduk hormat.


"Kerjamu bagus Haleem. Ternyata dia memang tidak menyerah juga ya dan menguji kesabaranku. Aku akan mengurus para tikus itu, padahal aku sudah memberikan ampunan untuk para tikus itu. Biar aku sendiri yang turun tangan." Fayfreyya tersenyum licik.


Haleem lupa dan memang sengaja menantang Ryuga tentang kutukan iblis apakah memang bisa meledakan dirinya.

__ADS_1


Ternyata Haleem sangat besar kepala, setelah ia mengatakan semuanya pada Fayfreya tubuhnya tidak apa-apa, selama 24 jam kedepan.


Ryuga sengaja menangguhkannya dan sebenarnya sudah tahu dari tanda kutukan yang berada di tengah dadanya yang menyimpan segala informasi.


Kutukan motif 4 tomoe tersebut mengirimkan informasi apapun setiap detik pada otak Ryuga. Walau Ryuga jauh dari target yang diberi kutukan, pengiriman informasi tersebut tidak dapat dibatasi ruang dan waktu sekalipun.


Setelah tahu, Ryuga tidak langsung bertindak. Tapi membiarkannya dan mencari cara lain yaitu memperalat Jendral Sviska untuk dijadikan sekutu.


Ketika Ryuga sudah mendapatkannya, maka saat inilah Ryuga menunjukan kekuatannya pada budak-budaknya.


Agar mereka sadar, tidak akan bisa melawan dan bisa membunuh mereka kapan pun, serta dimanapun target yang diberi kutukan berada.


***


Bar Continent, 1 hari yang lalu.


Fayfreya sedang memakai jubah merah dan topeng hitam bermotif naga.


Dia sedang mengamati Rany, Boy, Angelina, Vanya, Raras, Filza, dan Anilika yang sedang mengadakan pertemuan di ruang VVIP. Membahas pencurian Yamato di Menara Mexus, sektor Nagana.


"Za, aku menemukan lokasi penyimpanan Yamato. Tapi katana milik Ryuga itu tidak pernah jauh dari wanita itu, tidak maksudku wanita berjiwa laki-laki," jelas Vanya serius.


Dari jarak jauh Fayfreyya sudah mendengar semua rencana mereka bertujuh dan membuat rencana. Karena pendengarannya sangat tajam, walau terhalang dinding yang cukup tebal.


***


Malam harinya, Boy merubah dirinya menjadi monster slime yang sangat besar, atau Dark Slime bertanduk iblis.


Jenis monsternya tentu saja iblis, tubuhnya berwarna ungu pekat bahkan seperti cairan symbiote venom.


Boy meleleh dan merambat, mengikuti setiap penjaga yang berada di lantai satu Menara Mexus.


Dark Slime mempunyai efek tidur, siapapun yang disentuhnya. Maka dengan mudah semua penjaga dilumpuhkan oleh Boy.


Rany, Angelina, Vanya, Raras, Filza, dan Anilika bergerak secepat kilat menjadi bayangan hitam menuju ruangan Queen Freya. Dimana Yamato disimpan oleh Fayfreyya.


Mereka berenam berhasil masuk ruangan dan mengambil Yamato yang berada di dalan brankas Fayfreyya.


Begitu berhasil mendapatkan Yamato, mereka bertujuh langsung kabur menuju perbatasan sektor Nagana dan sektor Giwa Pranala yaitu hutan gurun kematian atau Death Dessert Forest, di sebelah barat sektor Nagana.

__ADS_1


Sesampainya disana, mereka bertujuh tiba-tiba badannya lemas. Mereka tidak menyadari jika Yamato telah disatukan dengan Enerkyl Zilan dan Gold Emperor.


Siapapun bukan pemiliknya, energi Vedanya akan diserap perlahan dalam radius 100 meter.


"Kenapa aku jadi lemas seperti ini?" Rany dahulu terkapar di gurun diikuti Angelina, Vanya, Raras, Filza, dan Anilika juga Boy.


Yamato tiba-tiba melayang dan diselimuti aura berwarna merah pekat diiringi suara tawa jahat terbahak-bahak.


"Kalian memang bodoh, tak ada kapoknya padaku, bangs*t!" Fayfreyya keluar dari dalam Yamato dengan menyeringai.


"Angel Form: Mikhail!"


Boy yang masih menyisakan sedikit energi Veda merubah dirinya menjadi malaikat bersayap sepuluh membawa dua senapan magnum dengan laras agak panjang bernama Twin Buster.


Nafasnya tak beraturan, "Regeneration Veda! Athena Bless!" sambungnya.


Boy berhasil memulihkan energi Veda Rany, Angelina, Vanya, Raras, Filza, dan Anilika. "Kalian memang menyebalkan, Blood Moon!" Fayfreyya menarik gagang Yamato yang berubah warna bilahnya semerah darah.


Bilah Yamato bersinar terang, Angelina, Vanya, Raras, Filza, dan Anilika juga Boy langsung lumpuh terkena efek skill Blood Moon.


Siapapun yang matanya melihat sinar tersebut, akan lumpuh selama 1 jam. Pasukan yang dipimpin Haleem sudah berada tiba mengejar mereka bertujuh dan menangkap Angelina, Vanya, Raras, Filza, dan Anilika.


Rany paham mengeluarkan Enzilong dan menciptakan pelindung agar tidak terkena oleh pancaran cahaya bulan darah yang dipancarkan oleh bilah Yamato.


"Divine Slayers Style: Levitation Elemental Sword!"


Keenam katana itu melayang dan mengelilingi Rany dan membuat pelindung transaparan antar setiap katana.


Pancaran cahaya itu tak mampu menembus pelindung yang dibuat oleh keenam katana.


"Bloodfallen Barrage!"


Fayfreyya hilang dari pandangan dan muncul di depan Rany, lalu menebas secara beruntun dan sangat cepat.


Pelindung transparan itu dibuat bergetar dan terus berdenting keras, karena beradu dengan Yamato yang diayunkan secara acak oleh Fayfreyya.


"Cepat menyerah, atau teman-temanku aku bunuh," ancam Fayfreyya tersenyum licik.


Rany menghilangkan ketujuh katana dan mengangkat kedua tangannya, kondisinya tidak bisa melawan karena takut Angelina, Vanya, Raras, Filza, dan Anilika juga Boy akan dibunuh di depan matanya.

__ADS_1


__ADS_2