
__ADS_3
Saat menjelang makan malam, Anin dan Keenan sampai di rumah mertuanya. Kedua orang tua suaminya itu telah menunggu di ruang keluarga. Anin langsung menyalami dan mencium tangan kedua orang tua itu.
"Duduklah dulu sebentar, kamu pasti capek menyetir. Kenapa tak minta supir saja yang menjemput?" tanya Mama Irma.
__ADS_1
"Nggak apa, Ma. Tak capek, Kok. Apa lagi ada Anin yang menemani mengobrol selama perjalanan," jawab Keenan.
Mama Irma memandangi wajah Anin dengan intens. Membuat gadis itu jadi salah tingkah. Dia lalu menunduk.
__ADS_1
"Apa kamu tak bisa menyetir, Anin?" tanya Mama Irma.
"Bisa, Ma," jawab Anin ...
__ADS_1
__ADS_2