
__ADS_3
Putri Azylla membawa tubuh Asmi terbang menghindari bola api yang terus saja mengejar mereka. Bola api seukuran buah kelapa itu seperti rudal yang sudah mengunci targetnya sehingga kemanapun Asmi pergi, bola api itu selalu mengikuti dan mengejar Asmi. sampai suatu ketika...
" Asmi...! " pekik putri Azylla ketika bola api itu akhirnya mengenai tubuh Asmi.
Asmi menjerit tertahan ketika bola api itu mengenai dadanya. Pegangan tangan wanita itu terlepas. Tubuhnya jatuh melorot ke bawah.
Namun sebelum tubuh Asmi menyentuh tanah. Sebuah bayangan menyambar tubuh wanita itu dan membawanya pergi.
Putri Azylla menjadi panik dan mengejar bayangan itu yang kini sudah semakin jauh membawa tubuh Asmi. Sampai akhirnya putri Azylla kehilangan jejak dan kembali dengan tangan kosong.
" siapa tadi yang membawa tubuh Asmi. Ilmu lari cepatnya sangat tinggi. Aku Sampai kesulitan untuk mengejarnya. " keluh putri Azylla dalam hati.
" sebaiknya aku pergi ke tempat kanda Hasyeem. Aku harus memberitahukan hal ini padanya. "
Putri Azylla segera melesat terbang menuju bukit Malaikat, ke istana Pangeran Hasyeem.
Sesampainya di istana Pangeran Hasyeem, putri Azylla segera masuk dan mencari keberadaan Pangeran tampan itu. Namun dia harus kecewa, karena Pangeran berwajah tampan tidak ada di tempatnya.
" hm, Pangeran Hasyeem pergi kemana, ya ? " Putri Azylla bergumam sendiri.
" atau jangan - jangan bayangan yang tadi menyambar tubuh Asmi adalah pangeran Hasyeem. " kata putri Azylla kemudian.
Dia lalu memutuskan untuk pergi ke istana ayahanda Pangeran Hasyeem yaitu istana megah di Gunung Kahyangan. Dia ingin bertemu dengan Putri Bilqis , sepupunya yang juga adik dari Pangeran Hasyeem.
Putri Bilqislah yang memberitahu dirinya perihal Asmi, wanita cantik dari bangsa manusia yang di gilai oleh Pangeran Hasyeem. Hingga akhirnya dia meminta pada putri Bilqis untuk mengantarnya menemui Asmi.
Dia ingin tahu, seperti apa wanita yang sudah merebut semua perhatian dan rasa cinta Pangeran Hasyeem darinya. Namun sialnya, saat sudah berada di tempat Asmi, dia harus melihat kemesraan Pangeran Hasyeem dan wanita itu. Rasa marah dan cemburu membuat dia gelap mata dan mulai menyerang wanita itu.
Untung saja Pangeran Hasyeem sigap melindungi Asmi. Dan betapa terkejutnya Pangeran Hasyeem saat mengetahui bahwa yang menyerang Asmi adalah dirinya, Putri Azylla.
Pangeran Hasyeem kemudian menyusul dirinya. Saat berbicara berdua dengannya, Pangeran Hasyeem dengan jujur mengakui tentang perasaannya pada wanita cantik dari golongan bangsa manusia itu.
Dia juga mengatakan bahwa dia tak bisa melanjutkan perjodohan mereka ke jenjang pernikahan, karena dia tidak mencintai putri Azylla. Dia menyayangi putri Azylla hanya sebatas adik sama seperti dia menyayangi putri Bilqis.
Mendapati kenyataan itu, putri Azylla menjadi marah dan kecewa. Dia merasa malu dan terhina.. Pangeran Hasyeem telah menolaknya demi seorang wanita biasa dari golongan manusia. Bagaimana mungkin dia bisa tinggal diam. Dia ingin membalaskan sakit hatinya pada wanita itu, pada Asmi.
__ADS_1
Namun sekali lagi, Putri Bilqis menyadarkan kekeliruannya. Putri Bilqis mengatakan bahwa Asmi adalah wanita yang istimewa. Sehingga siapa saja yang melihatnya pasti akan terpesona dan mudah sekali jatuh cinta padanya. Dia memiliki hati yang tulus dan lembut.
Putri Bilqis menyarankan pada putri Azylla, daripada memusuhi Asmi alangkah baiknya putri Azylla menjadikan Asmi sebagai teman. Itu jauh lebih baik, katanya. Karena itulah dia kemudian mendatangi wanita itu dan mengajaknya berteman.
Putri Bilqis memang benar, Asmi adalah wanita yang istimewa. Hati dan jiwanya sangat murni. Dia seperti sebuah permata yang bersinar karena keindahan dan ketulusan hatinya.
" Putri Azylla, apa yang sedang kamu lakukan di sini? " sebuah suara menyadarkan putri Azylla dari lamunannya.
" Yang Mulia Paduka raja Haizzar"
Putri Azylla lalu menghaturkan sembah pada Raja Haizzar, ayahanda pangeran Hasyeem dan putri Bilqis.
" hamba di sini karena sedang mencari putri Bilqis. "
" hm, sepertinya putri Bilqis sedang berlatih di hutan Larangan. Kamu bisa menyusulnya ke sana atau mau menunggu di istana.? " tanya Paduka raja Haizzar.
" Hamba ingin menyusul putri Bilqis saja, Yang Mulia. " jawab putri Azylla.
" hm, baiklah. Berhati-hatilah.! " pesan Paduka raja Haizzar pada putri Azylla.
Putri Azylla lalu mohon diri dan kemudian terbang menyusul putri Bilqis ke hutan Larangan.
Sementara itu, sebuah bayangan tampak melesat memasuki hutan alas Tirta. Dengan sekali sentakan tangan, pagar ghaib yang menutupi desa Raden tersibak dan bayangan tadi dengan mudahnya melesatkan tubuhnya memasuki sebuah rumah besar yang terletak di pusat desa itu.
" Ki Anom! Ki Anom! kamu di mana, Ki.! "
" Tuanku, Anda datang! " sambut ki Anom kepada lelaki tampan yang sedang menggendong tubuh seorang wanita cantik yang sedang tidak sadarkan diri.
Rupanya bayangan yang di lihat putri Azylla benarlah Pangeran Hasyeem. Tampak raut kecemasan di wajah Pangeran tampan itu.
" Tolong, siapkan tempat untuk wanita ini. " kata Pangeran Hasyeem pada Ki Anom.
Ki Anom segera menyiapkan sebuah kamar untuk Pangeran Hasyeem yang segera membawa Asmi ke dalam ruangan itu lalu meletakkan tubuh Asmi yang terkulai lemah secara perlahan di atas pembaringan.
" Siapa dia, Tuanku? " tanya Ki Anom pada Pangeran Hasyeem.
__ADS_1
" Dia kekasihku. Calon ratu di istanaku. " jawab Pangeran Hasyeem.
" Lantas apa yang terjadi dengan wanita ini, hamba mencium aroma sihir pada tubuh wanita ini. ' kata Ki Anom.
" Untuk itulah aku membawanya ke mari, Ki. Hanya kamu yang tahu persis tentang dunia sihir. Seseorang telah mengirimkan teluh yang sangat jahat padanya. Dan aku gagal untuk melindunginya. " Kata Pangeran Hasyeem dengan sedih.
" hm, baiklah Tuanku. Anda jangan khawatir.. Hamba akan mencoba untuk mengobatinya. Izinkan hamba untuk memeriksanya. " kata Ki Anom kepada Pangeran Hasyeem.
Pangeran Hasyeem kemudian menyingkir untuk memberi ruang bagi Ki Anom untuk memeriksa keadaan Asmi.
Tampak Ki Anom memeriksa keadaan Asmi dengan teliti dan kemudian lelaki paruh baya yang memiliki kesakitan pilih tanding itu duduk bersila dengan tangan bersidekap di depan dada.
Lelaki itu mengeluarkan ajian mata malaikat miliknya yang mampu menerobos ruang dan waktu untuk dapat melihat siapa pelaku yang mengirimkan teluh pada wanita Tuannya.
Setelah beberapa saat, Ki Anom kemudian membuka matanya. Lelaki itu kemudian memutar tubuhnya menghadap pangeran Hasyeem.
" mendekatlah kemari Tuanku jika anda ingin mengetahui siapa pelakunya. " kata Ki Anom pada pangeran Hasyeem.
Pangeran Hasyeem segera mendekati Ki Anom. Pangeran berwajah tampan itu menatap mata Ki Anom dan tampaklah dengan jelas di mata pangeran Hasyeem kilasan peristiwa yang di lihat Ki Anom melalui kekuatan mata batin dari ilmu mata malaikat miliknya.
Pangeran Hasyeem menjadi geram. Tangannya terkepal menahan amarah.
" perempuan - perempuan serakah, tidak cukup baginya membuat Asmi sengsara dengan merebut suaminya, kini mereka juga berniat menyakiti bahkan ingin membunuhnya. "
" Hamba tak tahu pasti apa yang membuat kedua perempuan itu begitu mendendam pada wanita anda, tapi saya sarankan agar sebaik anda segera mengobati wanita anda dulu. "
Pangeran Hasyeem tersadar jika nyawa Asmi dalam bahaya jika tak segera di tolong.
" Kau benar, Ki Anom. Kita harus secepatnya mengeluarkan teluh yang ada di tubuh Asmi. "
" hamba akan mempersiapkan keperluannya , Tuanku. "
Ki Anom tampak berjalan ke belakang. Lelaki yang merupakan guru dari Nyi Mirah itu menyuruh beberapa orang pelayannya untuk mempersiapkan sesuatu yang dia butuhkan untuk membantu pangeran Hasyeem.
Tak lama kemudian, dia kembali lagi ke ruangan tempat Asmi di baringkan dengan membawa sebuah nampan besar yang berisi bunga dan juga pedupaan.
__ADS_1
" Apakah semua sudah siap, Ki Anom ? " tanya pangeran Hasyeem sambil mengeluarkan pedang emas berhulu naga miliknya.
" Semua sudah siap, Tuanku. Saatnya kita melakukan penyelamatan, Tuanku. "
__ADS_2